Senin, 28 Juni 2010

HIDUP INI SESUNGGUHNYA HANYALAH NOL BELAKA

HIDUP INI SESUNGGUHNYA HANYALAH NOL BELAKA
"Simpul kehidupan sesungguhnya adalah titik nadir alias nol besar belaka …!"
Kata bijak lain mengatakan bahwa dunia ini hanyalah panggung sandiwara. Tentu banyak mutiara kata lain yang berkesimpulan hal yang sama atau sejenis ataupun sekedar bermakna sama setelah melalui berbagai proses kirata basa.
Perjalanan kehidupan yang singkat ini telah dengan gamblang menggambarkan kebenaran adegium yang cukup menjadi pengobat bagi yang merasa patah dalam menjalani hidup yang di mata mereka sangat penuh tantangan.
Ketika kehidupan dianggap penuh tantangan yang semakin hari semakin menghimpit maka perjalanan kehidupan semakin menderita. Tanpa disadari, di luar sana, seabreg tentangan terhadap tantangan itu dilaksanakan. Mereka melawan hambatan, memanfaatkan potensi dan peluang yang sebenarnya tercipta oleh tantangan itu sendiri. Mereka bahagia menikmati tantangan yang selalu datang dan semakin tertantang untuk memanfaatkan tantangan yang baru.
Sebagian orang mengalami kehidupan ini dalam berbagai kemewahan, tidak pernah ada sedikit kekurangan sedikit pun. Semua itu hanya tampak dari luar, semua selalu indah tampak dari luar, semua serba enak jika dilihat, semua begitu senang jika hanya dipandang. Tidak pernah ada yang tahu isi hatinya ….
Tidak sedikit mereka yang tampak bergelimang kemewahan ternyata serba kekurangan. Bahkan dalam kehidupan sejatinya serba terbatas, dibatasi oleh kekayaan dan harta serta fasilitas yang dimilikinya sendiri. Mereka pun dibatasi untuk memanfaatkan apa yang dipunyainya sendiri. Banyak yang bergelimang kemewahan tetapi malah dijerumuskan ke dalam jurang kesengsaraan oleh kemewahan yang dari luar sangat dinikmatinya.
Di luar dunia kemewahan itu, berjejer berbagai penderitaan manusia lain yang hanya bisa berdecak ketika kemegahan dipamerkan. Jangan lupa, tidak sedikit yang malah mencibir menyaksikan berbagai kelebihan yang ditonjolkan itu. Sebagian merasakan penderitaan telah melekat selama hidupnya, yang lain mengumpat, “Saya dulu lebih dari kamu !” atau bahkan “Tanpa saya, kamu tidak akan pernah hidup mewah seperti sekarang !”
Ketika dunia dipenuhi manusia yang berpendidikan makin tinggi maka sesungguhnya di sisi lain berjibun orang-orang yang putus sekolah atau bahkan tidak mengenyam rasa sekolah sama sekali. Tidak sedikit yang hanya meningkat dari segi tingkatan ijazah, sementara pola pikir masih tetap pada ijazah pertama yang diraihnya. Banyak yang malah lebih rendah dari itu, karena setelah ijazah sedemikian tinggi maka muncul suatu keinginan tak terbendung yang setara dengan tingkatan baru sementara kemampuan mereka masih seperti dahulu.
Jangan dilupakan bahwa disamping orang-orang yang selalu bangga dengan sederet gelar kesarjanaan maka terdapat banyak peraih gelar kesekolahan yang lebih mementingkan kemampuan dari pada menenteng ijazah kemana pergi tanpa diiringi dengan aksi. Gelar selalu digelar dimanapun berada di satu pihak, di yang lain sangat hati-hati menggunakannya, hanya untuk kepetingan formal. Bahkan jangan kaget kalau ada yang sangat bangga dengan nama pemberian ayah dan ibu semata, tidak pernah ada embel-embel lain yang boleh mengotori.
Sebuah kreativitas yang dimiliki seseorang adalah sebuah berkah dan karunia yang tak ternilai. Ide-ide cemerlang bermunculan tiada henti. Salah satu cara mensyukurinya adalah dengan mewujudkannya dalam kerja nyata. Tetapi apakah kreativitas yang ditunjukkan selalu dapat tanggapan positif ? Tidak selalu.
Bagi sebagian orang, kreativitas yang ditunjukkan merupakan pembaharuan yang sangat patut dihargai dan dijalankan untuk mencapai perubahan kea rah yang lebih baik. Bisa memfasilitasi agar ide cemerlang semakin terarah dan sesuai dengan kondisi real yang akan diwarnainya. Dapat diwadahi dalam satu kesatuan sehingga bisa berkolaborasi dengan para penghasil pemikiran cemerlang lainnya. Ide-ide cemerlang dapat tempat yang layak untuk berkembang.
Di sisi lain banyak yang menilai munculnya pemikiran baru adalah ancaman yang dapat menghancurkan apa yang sudah diraihnya sekarang. Berbagai cara dilakukan agar kreativitas tidak berkembang atau bahkan berkesempatan muncul ke dunia sama sekali. Tidak ada yang lebih baik kecuali apa yang sekarang terjadi.
Manusia lain berpikiran berbeda, ide-de baru sesuatu yang harus ada dan diterima. Tetapi berlaku hokum, hanya dan hanya jika dari diri mereka sendiri. Pemikiran orang lain adalah kekayaan yang luar biasa tetapi tidak ada artinya jika tidak keluar dari mulut mereka. Pembaharuan diperlukan tetapi lebih perlu lagi seolah harus keluar dari kepala mereka. Aplikasinya, berbagai pemikiran baru diterima dengan senang hati dan di belakang itu semua mereka menyampaikannya kepada yang lain seakan haril pemikiran sendiri.
Dunia plagiat bahkan dapat menjadikan kreativitas sebagai bumerang. Ketulusan menyampaikan pemikiran dimanfaatkan para pem-fotocopy ini sebagai sejata untuk menghancurkan penyampai ide itu sendiri. Sang Plagiator menari-nari menikmati hasil kecemerlangan pemikiran, sementara penggagas ide menahan sakit dan derita terkena bumerang yang kembali tanpa disangka sebelumnya. Bahkan sebagian harus terbunuh tergilas kenikmatan hasil kreativitas yang diaku orang lain.
Pada setiap lini kehidupan, arah ke titik nadir selalu terjadi. Dalam kesenangan yang dialami terdapat berbagai kegundahan di sisi yang lain. Gampangnya, selalu ada yang tertusuk kalau ada yang menusuk. Banyak tusukan yang tidak tepat arah pun tak masalah karena tidak sedikit tusukan terjadi karena tak sengaja. Bahkan, disamping tusukan yang menyakitkan terdapat berbagai tusukan yang menyenangkan !
Oleh karena itu dalam menghadapi berbagai kontraversi kehidupan ini tidak boleh berat sebelah. Tidak harus susah-susah mencari formula dan rumus untuk keseimbangan hidup, karena alam telah dan selalu akan menyeimbangkan dirinya sendiri ! Nikmatilah hidup ini apa adanya ….

PESAN SPONSOR======================================================

Banyak tawaran meraup penghasilan dari internet,
gratis awalnya tetapi ujung-ujungnya bayar juga karena memang
mereka jualan barang atau jasa.
Tetapi untuk yang satu ini benar-benar GRATIS, makanya saya gabung.
Silakan buktikan sendiri dengan mengklik :

http://www.tantangan50juta.com/?r=dinoto

========================================================TERIMAKASIH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar