Sebuah buku kecil, terlalu kecil juga untuk disebut sebagai buku saku, tetapi isinya sungguh menggugah se-gudang rasa, mengguncang se-gunung ego, menghanyutkan se-laut kalut, ….
Sudah lebih dari 5 tahun buku itu hanya menjadi bagian dari pustaka pribadi, tenggelam dalam tumpukan buku dan majalah. Seperti buku lainnya, kalau pernah sekali dibaca sampai selesai adalah sebuah keuntungan semata.
Entah mengapa, tengah malam itu tiba-tiba saya ingin sekali meraihnya. Membaca halaman demi halaman tanpa henti dan mengulanginya berulang kali. Sampai akhirnya bedug subuh pun bertalu.
Luluh lantaklah segala galau di hati, ego di dada, gundah di kepala, …. Semua menjadi begitu tenang. Hidup menjadi lebih indah untuk dinikmati.
Buku kecil dan tipis itu karya J. Donald Walters, berjudul Secrets of Prosperity (terjemahan D.M. Yupinandari, diterbitkan PT Elex Media Komputindo tahun 2002). Sebenarnya merupakan sebuah buku untuk renungan harian, tetapi sekalilagi, saya melahapnya berulang-ulang tanpa bosan.
Buku mungil itu merupakan salah satu dari ratusan buku yang saya beli pada acara Bursa Buku Murah (BBM) yang diselenggarakan Gramedia Group di Kota Bandung. Acara yang waktu itu masih sangatlah langka. Saat itu, harga buku masih di dunia lain, sangat mahal. Sementara di acara itu, 3 buku bisa diperoleh hanya dengan merogoh kocek Rp. 10.000,-.
Buku yang cukup untuk dimasukkan dalam amplop kecil itu sempat mengecoh panitia yang juga menginginkan untuk memilikinya. Beliau kaget ada buku sangat menggugah itu diantara tumpukan buku yang dijajakan murah-meriah.
Buku kecil itu terlalu sayang kalau harus beralih tangan. Apalagi hanya mengisi rak buku tanpa disentuh. Saya selalu ingin meraihnya, setiap saat bisa.
Oleh karena itu saya sampaikan permohonan yang sangat dalam kepada Pengarang, Penerjemah dan Penerbit, untuk menjadikan isi buku itu sebagai bagian dari bahan renungan pribadi dan membagikannya kepada yang membutuhkan.
Saya yakin, akan banyak sekali orang yang dalam hidupnya membutuhkan apa yang ada dalam buku itu tetapi sangat sulit mendapatkan buku kecil itu. Atau bahkan tidak tahu sama sekali.
Saya percaya bahwa semua isi buku itu menjadi bagian amal ibadah yang akan membawa semua yang terlibat di dalamnya mencapai kemakmuran yang sebenarnya. Kemakmuran syurga sebagaimana dijanjikan-Nya. Kemakmuran abadi di sisi Tuhan Yang Maha Pencipta.
31 Renungan dari J. Donald Walters yang sangat berharga itu (sebenarnya untuk satu bulan) adalah sebagai berikut :
1. Rahasia Kemakmuran adalah kepuasan hati, dan bukannya rekening bank.
2. Rahasia Kemakmuran adalah kebahagiaan, karena ketekunan yang dilandasi kebahagiaan membuahkan kemakmuran. Kebahagiaan itu pula yang menjadi definisi paling tepat untuk kemakmuran.
3. Rahasia Kemakmuran adalah kemurahan hati, karena dengan membagikan kepada sesama anugerah yang kita terima dalam hidup, kita juga akan menerima berkat yang melimpah.
4. Rahasia Kemakmuran adalah mensyukuri semua kebaikan orang lain sebagai limpahan rahmat dalam diri Anda.
5. Rahasia Kemakmuran adalah pemahaman akan bagian yang Anda mainkan dalam Simfoni Kehidupan. Oleh karena hidup akan menopang Anda, apabila Anda menyeleraskan dengan harmoninya.
6. Rahasia Kemakmuran adalah menjalani dan menikmati irama kehidupan yang senantiasa berubah, dan bukan justeru menantangnya.
7. Rahasia Kemakmuran adalah melihat kembali segala rintangan yang Anda hadapi dalam hidup ini untuk menemukan celah-celah kesempatan di balik rintangan itu.
8. Rahasia Kemakmuran adalah melihat kegagalan bukan sebagai kemalangan.
9. Rahasia Kemakmuran adalah membuat variasi : bukan hanya membuat variasi investasi keuangan Anda, yang layak disebut sebagai penasehat keuangan yang terpercaya, tetapi –lebih penting lagi- membuat variasi investasi energy Anda. Kembangkanlah ide-ide segar, minat yang segar, dan pertimbangan-pertimbangan yang segar untuk menikmati hidup Anda.
10. Rahasia Kemakmuran adalah kepercayaan –kepada diri Anda sendiri, kepada sesama, dan juga kepada rahmat kehidupan.
11. Rahasia Kemakmuran adalah mematahkan hipnotis pembatasan diri. Keberhasilan yang telah diraih seseorang dapat pula diraih oleh orang lain –dengan cara mereka sendiri- dengan tersedianya waktu yang cukup, dedikasi, dan energy yang terfokus.
12. Rahasia Kemakmuran adalah tidak menyia-nyiakan energy untuk hal-hal yang remeh. Keran air yang bocor, setetes demi setetes, akan membuang bergalon-galon air.
13. Rahasia Kemakmuran adalah menemukan kegembiraan dalam kesederhanaan.
14. Rahasia Kemakmuran adalah perpengharapan positif, yang didukung oleh kemauan yang dinamis.
15. Rahasia Kemakmuran adalah menyadari bahwa semua orang dapat menjadi investasi Anda yang terbaik. Jadilah teman sejati bagi sesama.
16. Rahasia Kemakmuran adalah menyadari bahwa semua yang Anda miliki menaruh kepercayaan kepada Anda. Jagalah semua itu dengan penuh tanggungjawab. Jika Anda menyalahgunakannya, kepercayaan itu akan beralih ke orang lain.
17. Rahasia Kemakmuran adalah menemukan kekuatan dalam diri Anda. Jangan menunggu gelombang datang mendorong Anda ke depan.
18. Rahasia Kemakmuran adalah menyadari bahwa seseorang tidak mampu meraih kemakmuran dari penindasan terhadap orang lain. Kasihilah sesama Anda. Pengembangan jati diri merupakan sebuah tanda kemakmuran, dan juga sebuah syarat untuk mencapainya.
19. Rahasia Kemakmuran adalah mengulurkan tangan bagi mereka yang membutuhkan; membantu mereka, namun yang terpenting, membantu mereka untuk menolong diri mereka sendiri.
20. Rahasia Kemakmuran adalah berpikiran sehat : jangan bergantung kepada keberuntungan, tetapi pada kenyataan dari setiap kondisi yang Anda hadapi. Hanya dengan langkah-langkah yang nyata Anda dapat mengubah hal-hal yang mustahil menjadi kenyataan.
21. Rahasia Kemakmuran adalah mengingat bahwa : Semakin tinggi gunung, semakin besar usaha yang diperlukan untuk menaklukkannya. Kesuksesan bukanlah untuk mereka yang berhati lemah, tetapi untuk mereka yang tidak mengenal kata lelah hingga mereka mampu meraih cita-cita .
22. Rahasia Kemakmuran adalah kesediaan untuk mengorbankan hal-hal yang tidak penting demi segala sesuatu yang penting.
23. Rahasia Kemakmuran adalah hidup dalam realitas saat ini : tidak dalam keterpurukan pencapaian masa lalu, tidak pula dalam kegemilangan bagayangan masa depan.
24. Rahasia Kemakmuran adalah kesabaran untuk menyelaraskan tindakan dengan kenyataan. Dalam setiap perenungan masa lalu, cobalah memahami apa yang telah Anda pelajari dalam hidup.
25. Rahasia Kemakmuran adalah tidak dengki terhadap orang lain. Berempatilah pada keberhasilan dan kegagalan orang lain, sebagaimana Anda berempati pada keberhasilan dan kegagalan Anda sendiri.
26. Rahasia Kemakmuran adalah daya cipta; kesuksesan dalam segala lingkup usaha menuntut kreativitas.
27. Rahasia Kemakmuran adalah mengembangkannya setiap hari dengan ide-ide baru dan segar, agar tidak menjadi kolam yang tenang, kolam yang statis.
28. Rahasia Kemakmuran adalah menggunakannya untuk kebaaikan sesama, dan bukan menimbunnya untuk kepentingan pribadi, agar Anda mampu berkembang.
29. Rahasia Kemakmuran adalah bersikap proporsional. Waspadalah terhadap obsesi : Hal itu layaknya jalan setapak yang tak pernah menyempit.
30. Rahasia Kemakmuran adalah meluangkan waktu untuk bernyanyi. Inilah sebenarnya arti kemakmuran, manakala dalam usaha untuk meraihnya seseorang kehilangan kesempatan untuk bernyanyi dan tertawa.
31. Rahasia Kemakmuran adalah mengingat selalu bahwa semakin kecil kepentingan pribadi yang Anda miliki, semakin besar nilai Anda dimata orang lain. Persahabatan kedua hal ini, pada saatnya nanti, akan menjadi asset terbesar Anda.
Ke-31 uraian tentang Rahasia Kemakmuran di atas merupakan kunci kehidupan mencapai kemakmuran yang sebenarnya, yang terkadang berbumbu galau, bertanam dendam, berhias bias, bercoreng koreng, bertali benci, ….
PESAN SPONSOR======================================================
Banyak tawaran meraup penghasilan dari internet,
gratis awalnya tetapi ujung-ujungnya bayar juga karena memang
mereka jualan barang atau jasa.
Tetapi untuk yang satu ini benar-benar GRATIS, makanya saya gabung.
Silakan buktikan sendiri dengan mengklik :
http://www.tantangan50juta.com/?r=dinoto
========================================================TERIMAKASIH
Kamis, 27 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar